Siap-siap hadapi kekeringan! BMKG peringatkan El Nino berlangsung hingga akhir 2023

21 Juni 2023, 10:46 WIB
Ilustrasi kekeringan akibat El Nino - Siap-siap hadapi kekeringan! BMKG peringatkan El Nino berlangsung hingga akhir 2023 /Pixabay/Tama66

WartaBulukumba - El Ninomenyapa dan kekeringan mengancam Nusantara!

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa fenomena El Nino, yang dikenal sebagai El Nino Southern Oscillation (ENSO), telah meningkat dari El Nino Lemah menuju El Nino Moderat, sesuai dengan perkiraan mereka yang diumumkan pada bulan Februari 2023.

Melansir PMJ News pada Rabu, 21 Juni 2023, Warjono, Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, menjelaskan bahwa saat ini telah terlihat peningkatan intensitas El Nino Lemah menjadi moderat, dengan nilai indeks sebesar 0,99.

Baca Juga: 162 jemaah calon haji asal Bulukumba masuk Asrama Sudiang untuk pemberangkatan gelombang kedua

Hal ini menunjukkan adanya gangguan iklim yang berasal dari Samudera Pasifik. Dalam keterangannya, Warjono mengungkapkan bahwa fenomena El Nino diprediksi akan berlangsung setidaknya hingga akhir tahun 2023.

Berdasarkan catatan iklim masa lalu, El Nino secara umum dapat menyebabkan iklim yang lebih kering di Indonesia, terutama pada periode Juni hingga Oktober 2023.

Analisis terkini dari BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengungkapkan adanya pusat tekanan rendah di selatan Pulau Jawa, yang menyebabkan terjadinya daerah konvergensi atau perlambatan massa udara di sekitar wilayah Pulau Jawa.

Baca Juga: Nestapa 10 Calon Pekerja Migran Indonesia asal Bulukumba yang sempat kehabisan bekal dan uang

Dampak dari perubahan iklim ini dapat dirasakan secara luas. Peningkatan intensitas El Nino menjadi perhatian serius bagi masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada hasil pertanian dan sektor lain yang terkait dengan iklim.

Kekeringan yang lebih sering terjadi selama periode ini dapat berdampak negatif pada hasil panen, ketersediaan air, dan stabilitas perekonomian.

BMKG terus memantau perkembangan El Nino dan memberikan informasi yang diperlukan kepada publik. 

Kondisi iklim yang tidak stabil mengingatkan pentingnya upaya bersama dalam mengelola dan melindungi lingkungan.***

Editor: Muhlis

Tags

Terkini

Terpopuler