Mahmoud Abbas tuduh serangan Hamas memberikan pembenaran Zionis lakukan agresi militer brutal

- 18 Mei 2024, 15:27 WIB
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas.
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. /Reuters/Mohamad Torokman/

WartaBulukumba.Com - Tidak ada narasi peristiwa Nakba 1978, malah yang mengemuka adalah narasi 'serangan 7 Oktober' di aula megah KTT Liga Arab di Manama, Bahrain, saat Presiden Mahmoud Abbas dari Otoritas Palestina menyampaikan pidato yang sarat dengan tuduhan, langsung ditujukan kepada Hamas.

Mahmoud Abbas menegaskan bahwa tindakan militer sepihak Hamas memberi Israel Penjajah pembenaran untuk melancarkan serangan yang menghancurkan di Gaza.

Dikutip dari Al Arabiya pada Sabtu, 18 Mei 2024, Abbas menjelaskan bagaimana operasi yang dipimpin Hamas, yang dikenal sebagai Badai al-Aqsa, yang menargetkan Israel Penjajah di wilayah selatan pada 7 Oktober 2023, secara tidak langsung memberikan dalih bagi Israel Penjajah untuk merespons dengan tindakan militer yang brutal.

Baca Juga: 7 bulan genosida Israel Penjajah terhadap rakyat Palestina: Tak ada tempat aman di Gaza hingga Rafah

"Operasi militer yang dilakukan oleh Hamas pada 7 Oktober adalah keputusan sepihak," ujar Abbas, "memberikan 'Israel' pembenaran lebih lanjut untuk menyerang Jalur Gaza."

Sebagai tanggapan, Hamas mengeluarkan pernyataan yang menyatakan penyesalan mereka atas tuduhan Abbas.

"Kami menyampaikan penyesalan kami mengenai pernyataan yang dibuat oleh Presiden Mahmoud Abbas pada KTT Liga Arab di Manama," kata kelompok tersebut, seperti dilaporkan oleh Al Arabiya.

Baca Juga: Serangan brutal Zionis ke Rafah: Tubuh anak-anak Palestina hancur berkeping-keping

Hamas mendesak negara-negara Arab

Hamas lebih lanjut mendesak negara-negara Arab untuk memaksa Israel Penjajah menghentikan serangannya yang tanpa henti di Gaza, sejalan dengan seruan para pemimpin Arab untuk gencatan senjata segera dan permanen.

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah