Rusia klaim telah merebut lagi sebuah desa di pinggiran Bakhmut

31 Januari 2023, 23:41 WIB
Prajurit Ukraina menyiapkan mortir untuk ditembakkan ke arah posisi pasukan Rusia /REUTERS/Anna Kudriavtseva

WartaBulukumba - Desa-desa terus menyala dalam pertempuran di Ukraina.

Garis pertempuran menyentuh pinggiran utara kota Bakhmut. Asap dan ledakan adalah hiasan dan aroma yang rutn.

Rusia mengklaim pada hari Selasa telah merebut sebuah desa di area tersebut.

Baca Juga: Turki semakin merangsek ke tanah Irak dan dikhawatirkan memicu konflik lebih dalam

Dilansir dari Reuters pada Selasa, 31 Januari 2023, tidak ada tanggapan langsung dari Kyiv terhadap klaim Moskow tentang direbutnya desa Blahodatne.

Grup Wagner Rusia mengatakan pasukan tentara bayaran telah merebut desa itu dalam serangan yang menurut Kyiv telah berhasil dipukul mundur.

Desa itu, yang berada di salah satu jalan utama menuju Bakhmut, sekitar 5 km  utara, direbut dengan bantuan dukungan udara, kata kementerian pertahanan Moskow dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Tragedi kapal terbalik di Pakistan, setidaknya 10 anak tewas dan 8 belum ditemukan

Moskow telah memperjelas, jika bertahap, kemajuan di daerah tersebut dalam beberapa minggu terakhir, terutama merebut kota tambang garam Soledar di utara Bakhmut.

Jika memaksa Ukraina mundur dari kota yang pernah menampung 75.000 orang itu, itu akan menjadi hadiah besar pertama Moskow sejak merebut kota Sievierodonetsk dan Lysychansk yang berukuran sama pada Juli.

Selama pertempuran untuk Bakhmut, dua warga sipil, seorang anak laki-laki dan seorang pria berusia 70 tahun, tewas dalam serangan artileri Rusia pada hari Selasa, kata gubernur regional Pavlo Kyrylenko. Empat lainnya terluka dalam serangan itu, katanya.***

Editor: Sri Ulfanita

Tags

Terkini

Terpopuler