Bupati Bulukumba menyerukan untuk membuka semua masjid dan lapangan pada 1 Syawal 1442 H

- 10 Mei 2021, 22:18 WIB
Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf
Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf /Muhlis/WartaBulukumba

WartaBulukumba - Gema takbir akan segera beresonansi dan menyampir ke langit. 

Meninggalkan bulan yang di dalamnya terdapat malam seribu bulan berujung pada hari kemenangan umat Islam. Idul Fitri sedang menjelang datang. Aroma lebaran sudah kian terasa. Tanggal 1 Syawal 1442 niscaya tiba.

Lantaran kerumunan sepertinya sulit dihindarkan dalam destinasi spiritual sekali setahun ini, maka meminimalisir dengan strategi yang tepat harus dilakukan.

Baca Juga: Selamat jalan, Bang Sapri Pantun

Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf menyerukan untuk menggunakan semua fasilitas ibadah baik masjid, musala maupun lapangan.

Berbagai tempat lapang akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri 1422 Hijriah.

Dengan begitu ada harapan agar masyarakat atau jemaah salat ied tidak terkonsentrasi  hanya di beberapa titik.

Baca Juga: Innalillahi wainna ilaihi rojiun, Ustadz Tengku Zulkarnain wafat, UAS mendoakan

"Barkan menyebar ke banyak tempat sehingga tidak berkumpul dalam jumlah yang besar demi mengantisipasi penyebaran Covid-19," kata pak bupati.

Andi Utta -sapaan akrabnya-  ingin agar masyarakat dapat beribadah dengan baik dan tetap mematuhi imbauan untuk mematuhi Protokol Kesehatan.

"Panitia harus menerapkan penggunaan masker kepada jama'ah, menyiapkan sarana cuci tangan, mengatur jarak, dan mengumumkan agar jemaah menghindari salam-salaman ataupun cipika cipiki, tahanlah dulu untuk menjaga kemungkinan penularan Covid-19," kata Andi Utta.

Baca Juga: Terkait TKA China, ekonom Faisal Basri: Jokowi sedang menggali kuburannya sendiri

Seruan itu telah dibentangkan pula oleh Bupati Bulukumba di hadapan seluruh pejabat Pemkab termasuk Wakil Bupati Andi Edy Manaf dan Pj. Sekda Andi Misbawati A. Wawo di ruang Rapat Bupati, Senin, 10 Mei 2021.

''Silaturrahim itu penting, tapi kita tetap harus menjaga diri dari ancaman penularan Covid-19.
Kita harus belajar dari peristiwa yang terjadi di India, kita jangan lengah,'' tandasnya.***

Editor: Muhlis


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah