Teleskop luar angkasa James Webb mengintai dunia Alien di tata surya TRAPPIST 1 System

- 10 Maret 2022, 06:00 WIB
TRAPPIST 1 System
TRAPPIST 1 System /Instagram.com/@enioism

WartaBulukumba - Sejak lama para astronom menduga bahwa TRAPPIST 1 System adalah sebuah tata sura yang salah satu planetnya layak huni!

Teleskop luar angkasa James Webb milik NASA akan mengarahkan pandangannya pada TRAPPIST 1 System, sebuah komposisi tata surya dari tujuh planet ekstrasurya berbatu yang berjarak 41 tahun cahaya dari Bumi.

Ahli astrobiologi seperti Dr. Giada Arney dari Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA sangat senang dengan sistem ini karena TRAPPIST 1 System adalah 'laboratorium yang sempurna' untuk mempelajari kelayakhunian selain Bumi.

Baca Juga: Astronom temukan bintang 'vampir'

TRAPPIST 1 Sysetem terdiri dari tujuh planet berbatu, didistribusikan di seluruh zona layak huni sistem, atau area di sekitar bintang di mana tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin untuk air cair ada di permukaan planet sekitarnya.

James Webb akan mengkarakterisasi atmosfer planet-planet ini dan membantu para ilmuwan mempelajari lebih lanjut tentang pembentukan dan kelayakhunian planet.

 

Dilansir WartaBulukumba.com dari Scitech Daily pada 6 Maret 2022, alasan mengapa para astronom begitu tertarik dengan TRAPPIST 1 System adalah karena sistem ini terdiri dari tujuh, Anda tahu, bukan hanya satu atau dua, tetapi tujuh planet berbatu yang mengorbit bintang bermassa sangat rendah.

Baca Juga: Mengapa manusia Planet Bumi belum 'resmi' kontak dengan Alien? Ini penjelasan ahli

Ini benar-benar menarik karena planet-planet ini semacam laboratorium alami untuk mempelajari proses yang mungkin berdampak pada kelayakhunian planet.

Dan alasannya adalah karena beberapa planet dalam sistem itu terlalu dekat dengan bintang untuk dapat dihuni. Mereka mungkin terlalu panas.

Beberapa planet dalam sistem itu berada pada jarak yang tepat dari bintangnya sehingga mungkin layak huni. Dan kemudian setidaknya salah satu planet dalam sistem mungkin terlalu dingin untuk dihuni.

Baca Juga: Antara Hubble dan James Webb, inilah teleskop luar angkasa terkuat yang bisa mendeteksi Alien

Yang menkajubkan adalah bahwa semua planet ini mengorbit bintang yang sama.

Apa pun sejarah evolusi yang dimiliki planet-planet ini dari waktu ke waktu, itu mungkin sangat berbeda dari planet-planet tata surya kita hanya karena bintangnya berperilaku sangat berbeda.***

Editor: Nurfathana S

Sumber: Scitech Daily


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah