Melihat Bulukumba dari pinggir: Desa Bonto Mate'ne yang terus berbenah

- 23 April 2024, 14:31 WIB
Akses menuju kawasan wisata Seppengnge di Desa Bonto Mate'ne, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba.
Akses menuju kawasan wisata Seppengnge di Desa Bonto Mate'ne, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba. /Dok. Rasul David

WartaBulukumba.Com - Melihat Bulukumba dari pinggir, kita akan menemukan begitu banyak tapestri alam, salah satunya adalah Desa Bonto Mate'ne yang terus berbenah.

Desa Bonto Matene yang merupakan bagian dari Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, adalah seperti lukisan hidup, warna sawah menghijau, pepohonan rindang, dan sungai yang berkilauan seperti perak, bercampur menjadi palet yang memanjakan mata.

Setiap pagi, sinar matahari menyusup lembut melalui celah daun, memecah keheningan dengan cahaya keemasan yang menari-nari di atas dedaunan. Di sini, angin berbisik rahasia lama ke telinga pohon-pohon tua, mengisahkan kisah-kisah dari zaman dahulu kala, saat desa ini masih dalam pelukan alam semata.

Baca Juga: Menyesap Bulukumba dalam syukuran hasil panen di Desa Bajiminasa: Lezatnya lappa-lappa dan songkolo batara

Desa Bonto Matene yang juga kadang ditulis menjadi Desa Bonto Mate'ne adalah pemilik "Seppengnge", sebuah kawasan permandian alam yang unik lantaran kontur dan teksturnya, terkesan sempit namun memiliki air bening alami.

Kata "Seppengnge" berarti "sempit". Permandian alam ini cukup ramai dikunjungi terutama pada hari libur. 

Kata "Bonto Matene" terdiri dari kata "Bonto" artinya "daratan" atau "tanah". Kata "Mate'ne" memliki arti "menjadi manis" atau "rasa senang atau bahagia". Bila digabungkan, memiliki makna "Tempat kebahagiaan  atau tempat merasakan manisnya hidup".

Terletak di lanskap hijau Kabupaten Bulukumba, Desa Bonto Mate’ne muncul sebagai potret evolusi komunal, memisahkan diri dari Desa Bonto Bangun pada tahun 1987 untuk membentuk identitasnya sendiri.

Desa ini dihiasi dengan tiga dusun yang berbeda: Batu-Batu, Bingkarongo, dan Buttalolo, yang masing-masing menyimpan cerita dan tradisi khasnya sendiri.

Baca Juga: Mengungkap 10 fakta unik Desa Salassae yang sulit ditemukan di desa lainnya di Kabupaten Bulukumba

Halaman:

Editor: Nurfathana S


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah