Idul Adha 2024 versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

- 9 Juni 2024, 18:21 WIB
Ilustrasi Idul Adha - Idul Adha 2024 versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah
Ilustrasi Idul Adha - Idul Adha 2024 versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah /Pixabay/Konevi/

WartaBulukumba.Com - Menjelang datangnya bulan Dzulhijjah, umat Muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia, bersiap untuk merayakan salah satu hari raya terbesar dalam Islam, yakni Idul Adha.

D Indonesia, perayaan ini tidak hanya sebatas hari raya keagamaan, tetapi juga mencerminkan keberagaman dalam cara penetapan tanggalnya.

Idul Adha adalah momen istimewa di mana umat Muslim mengingat pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang siap mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, demi ketaatan kepada Allah SWT. Namun, selain esensi religius tersebut, di Indonesia, perayaan Idul Adha juga menekankan pada semangat kebersamaan dalam keragaman.

Baca Juga: Ancaman dampak Sesar Lembang: Pulau Jawa sangat rentan bencana geologi

Meskipun ada perbedaan dalam penetapan tanggal oleh pemerintah, Muhammadiyah, dan NU, seluruh umat Muslim di Indonesia tetap menyatu dalam semangat berbagi dan berkurban.

Indonesia, dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki dinamika tersendiri dalam merayakan hari-hari besar keagamaan.

Perbedaan metode penetapan tanggal Idul Adha antara pemerintah, Muhammadiyah, dan NU tidak jarang menimbulkan diskusi di masyarakat. Namun, perbedaan ini justru menambah kekayaan spiritual dan budaya, mencerminkan keragaman cara pandang yang ada di negeri ini.

Baca Juga: Puncak musim kemarau di Indonesia pada 2024: 61 persen di bawah normal

Jadwal Idul Adha 2024 Versi Pemerintah

Menurut Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, Idul Adha 2024 akan jatuh pada hari Senin, 17 Juni 2024. Pemerintah menetapkan tanggal ini berdasarkan metode hisab dan rukyat, yang merupakan kombinasi antara perhitungan astronomi dan pengamatan bulan baru atau hilal.

Halaman:

Editor: Nurfathana S


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah