Militer Israel penjajah menyerang kamp pengungsi Nuseirat saat warga Palestina tidur

- 8 Juni 2024, 18:39 WIB
Kondisi sekolah yang dikelola UNRWA yang dijadikan kamp pengungsi di Nuseirat Gaza usai dibombardir pasukan IDF Zionist.
Kondisi sekolah yang dikelola UNRWA yang dijadikan kamp pengungsi di Nuseirat Gaza usai dibombardir pasukan IDF Zionist. /Tangkapan layar Instagram @trtworld

WartaBulukumba.Com - Di bawah langit Gaza yang kelam, bunyi ledakan menggema pada Kamis, setidaknya 40 warga Palestina syahid dan puluhan lainnya luka-luka ketika militer Israel penjajah mengebom sebuah sekolah UNRWA di kamp pengungsi Nuseirat.

Para saksi mata menggambarkan kekejaman tak terkira yang dilancarkan pasukan IDF Zionist. PBB mengatakan 6.000 pengungsi berlindung di dalam gedung ketika terjadi serangan tanpa peringatan.

Pasukan Israel penjajah bergerak dengan kekuatan penuh. Dalam kekacauan yang mencekam, debu dan asap menyatu menjadi satu, menutupi langit Gaza dengan selimut kelabu yang menyesakkan napas.

Baca Juga: Agresi militer Israel Penjajah memang bertujuan memusnahkan rakyat Palestina

Israel penjajah menuduh kamp pengungsi Nuseirat sarang teroris

Dilaporkan Al Jazeera pada Sabtu, 8 Juni 2024, tentara Israel penjajah  mengumumkan bahwa tujuan mereka adalah memburu "infrastruktur teroris" di kamp pengungsi Nuseirat.

Foto-foto perempuan dan anak-anak yang tergesa-gesa dibawa ke rumah sakit, wajah-wajah mereka dipenuhi ketakutan dan kesakitan.

Ini adalah operasi terbesar dalam beberapa pekan terakhir, bahkan mungkin dalam beberapa bulan. Militer Zionist menegaskan kembali niat mereka, mengatakan mereka tengah menghancurkan jaringan teroris.

Baca Juga: Merinding! Imam Shamsi Ali peringatkan hal ini pada Zionist Israel Penjajah

Sepekan yang lalu, mereka mengklaim telah menghancurkan target di Rafah, namun nyatanya, 45 jiwa tak berdosa melayang dalam apa yang kini dikenal sebagai pembantaian Rafah.

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah