Tragedi Gaza terus berlanjut, Imam Shamsi Ali sorot standar ganda dan kemunafikan AS

- 20 Mei 2024, 22:17 WIB
Penampakan salah satu masjid yang dihancurkan militer Israel Penjajah di Jalur Gaza.
Penampakan salah satu masjid yang dihancurkan militer Israel Penjajah di Jalur Gaza. /IRNA

WartaBulukumba.Com - Di balik reruntuhan Gaza, senja masih menorehkan warna oranye di langit yang penuh debu. Anak-anak Palestina dengan mata cekung dan perut kosong kelaparan di antara puing-puing, lirih suaranya memecah sunyi yang suram. Lalu sejurus kemudian, ledakan  terdengar lagi.

Di sudut-sudut jalan yang hancur, bunga liar tetap tumbuh, mengingatkan pada kekuatan hidup yang tetap menjalar. Angin laut membawa harapan, menyusup ke setiap celah, menggugah mimpi akan perdamaian. Gaza, meski terluka, terus berdetak.

Imam Besar Masjid Islamic Center New York, Amerika Serikat (AS), Dr. Shamsi Ali, menegaskan bahwa kerusakan dan bencana yang ditimbulkan oleh kekejaman ini telah melampaui batas pemahaman manusia.

Baca Juga: Gerakan Blockout 2024 melanda media sosial: Guillotine digital mengancam para selebriti

"Terlalu banyak korban warga sipil tak berdosa, terutama anak-anak dan wanita. Infrastruktur dasar seperti sekolah, rumah, rumah sakit, dan bahkan tempat ibadah telah dihancurkan," ungkapnya dalam wawancara online baru-baru ini.

Jutaan orang kini berada di bawah ancaman kematian kolektif karena kelaparan dan malnutrisi akibat pencegahan oleh Israel Penjajah terhadap bantuan kemanusiaan untuk mencapai mereka yang sangat membutuhkan.

"Situasi ini menimbulkan kesedihan mendalam dan keprihatinan global, terutama karena dunia tampak naif dan tidak mampu melakukan apa pun untuk menghentikan kekejaman ini," tuturnya dengan nada suara tertahan.

Baca Juga: Imam Shamsi Ali: OKI harus berada di garda terdepan membela Palestina

Putra Kajang Bulukumba ini menyorot Perserikatan Bangsa-Bangsa, organisasi yang didirikan untuk menangani krisis seperti ini, yang tampak tidak berdaya dalam menghadapi pembunuhan massal, pembersihan etnis yang dilakukan oleh Israel Penjajah.

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah