Meluruskan narasi Zionis dan para sekutunya: Bukan konflik dan bukan 7 Oktober

- 13 Mei 2024, 21:14 WIB
Imam Islamic Center di New York, Shamsi Ali
Imam Islamic Center di New York, Shamsi Ali /Instagram.com/@imamshamsiali2

WartaBulukumba.Com - Reruntuhan bangunan menjadi pemandangan yang lazim di setiap sudut kota. Batu bata dan rerumputan yang terbakar tersebar di jalan-jalan yang sepi, menyisakan aroma hangus yang menyengat di udara. Tujuh bulan agresi militer dan genosida Israel Penjajah terhadap rakyat Palestina di Gaza dan saat ini masih terus berlangsung. 

Puing-puing beton berserakan di sekitar, sementara tiang listrik yang patah terhampar di tanah. Ranting-ranting pohon yang gugur berserakan di jalanan yang kosong, menciptakan bayang-bayang kelam di bawah sinar bulan yang redup.

Di antara reruntuhan, mainan anak-anak yang terlupakan, potongan-potongan perabotan rumah tangga yang rusak, dan pecahan kaca yang berserakan di tanah menjadi saksi bisu dari kehidupan yang pernah ada di sini. Para relawan dan tim penyelamat bekerja keras di antara reruntuhan, mencoba menyelamatkan siapa pun yang masih bisa diselamatkan.

Baca Juga: 30 ribu lebih anak Palestina kehilangan anggota tubuh di Jalur Gaza

Istilah 'konflik' dalam persoalan Palestina adalah penyimpangan

Imam Masjid Islamic Center di New York, Amerika Serikat, Dr. Imam Shamsi Ali, mengajak kita untuk menghadapi realitas yang seringkali disalahartikan yakni narasi 'konflik' antara Palestina dan Israel Penjajah.

Dalam wawancara online, Dr. Imam Shamsi Ali, menjelaskan beberapa penyimpangan dalam penggunaan terminologi.

"Saya hanya mengambil satu contoh kata konflik. Konflik didefenisikan sebagai 'a struggle or clash between opposing forces; battle. A state of opposition between ideas, interests, etc; disagreements or controversy'. Dari defenisi tersebut difahami bahwa konflik itu adalah dua pihak (two parties) yang berhadapan, baik secara fisik (perang) maupun non fisik (perbedaan opini, pandangan, dan seterusnya)," terang Dr. Imam Shamsi Ali di New York, Amerika Serikat pada Senin, 13 Mei 2024.

Baca Juga: Ambiguitas AS dan nestapa Palestina: Biden janji tidak pasok senjata ke Israel Penjajah untuk serang Rafah

Menurut Dr. Imam Shamsi Ali, penggunaan kata "konflik" adalah penyimpangan dari realitas yang sebenarnya: penjajahan.

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah