Perekonomian Turki dipertaruhkan pasca Pemilu putaran kedua

- 21 Mei 2023, 19:33 WIB
Capres petahana Turki, Recep Tayyip Erdogan.
Capres petahana Turki, Recep Tayyip Erdogan. /Reuters/Marco Djurica

WartaBulukumba - Kota-kota yang berbaris dalam harapan masa depan Turki sejenak meningalkan trauma gempa dahsyat Februari lalu.

Turkiye yang sedang mencari pemimpin terpilih yang terbaru melalui pesta demokrasi kini akan melesat memasuki putaran kedua Pemilu dalam suhu politik tertinggi dalam 100 tahun negeri itu.

Presiden petahana Recep Tayyip Erdogan menghadapi tantangan kuat dari kandidat oposisi, Muharrem Ince.

Baca Juga: Zelenskyy mencari dukungan militer dari pemimpin G7

Kedua kandidat telah menjadikan perekonomian sebagai isu sentral dalam kampanye mereka, dengan Erdogan berjanji untuk melanjutkan kebijakan ekonominya dan Ince berjanji untuk melakukan perubahan besar.

Erdogan telah berkuasa selama 16 tahun, dan ekonomi Turki tumbuh secara signifikan di bawah kepemimpinannya.

Kendati demikian, perekonomian juga terganggu oleh inflasi yang tinggi dan mata uang yang lemah. Dalam beberapa bulan terakhir, inflasi telah mencapai rekor tertinggi, dan lira telah kehilangan setengah nilainya terhadap dolar.

Baca Juga: Malaysia mengutuk serangan terbaru di Masjid Al Aqsa

Halaman:

Editor: Sri Ulfanita

Sumber: Al Jazeera


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah