Pohon langka di Bulukumba ini tumbuh di Desa Orogading: Sahabat petani aren dari masa ke masa

- 29 Mei 2024, 13:07 WIB
Pohon bissa paeng: Penyelamat petani dan pencipta gula aren berkualitas
Pohon bissa paeng: Penyelamat petani dan pencipta gula aren berkualitas /WartaBulukumba.Com

WartaBulukumba.Com - Cahaya matahari pagi di langit Bulukumba, Sulawesi Selatan, membelai lembah, memperlihatkan warna-warni hijau subur. Udara berembus lembut di antara nyanyian daun. Di sela-sela pepohonan yang menjulang, terdengar gemericik air sungai. Di antaranya, ada sebuah pohon langka menjulang sebagai penguasa alam yang setia.

Pohon bissa paeng, demikianlah ia disebut, menjulang dengan anggun, merangkul keelokan alam sekelilingnya. Dalam dekapannya, terpendam kebaikan yang tak terperinci, meresap dalam dada para petani aren di pelosok Bulukumba.

Di DAS Balangtieng, Bulukumba, sebuah pohon bissa paeng berdiri di Desa Orogading. Menjulang bagai penjaga rahasia yang setia dalam sunyi.

Baca Juga: Geliat petani aren dan Dana Mitra Tani Bulukumba merengkuh DAS Balangtieng dalam gerakan hijau dan koperasi

Bahan campuran gula aren

Sejak zaman dulu, para penyadap aren di Bulukumba telah mengenali keajaiban kulit kayu bissa paeng. Manfaatnya, terutama dalam pembuatan gula aren, telah menjadi rahasia turun temurun yang tak ternilai.

Dengan penuh kearifan, kulit kayu tersebut diolah menjadi bahan utama dalam pembuatan gula aren berkualitas tinggi. Melalui proses yang teliti, kulit kayu itu dicampur dengan air nira aren, menciptakan ramuan khas yang menghasilkan gula aren dengan cita rasa dan kualitas yang tak tertandingi.

Namun demikian, proses ini bukan semata transformasi bahan, melainkan juga metamorfosis kualitas yang signifikan. Akar dan kulit pohon bissa paeng menyumbangkan sentuhan alam yang tak ternilai, memberikan ciri khas unik pada gula aren yang dihasilkan. Akhirnya, yang tercipta adalah gula aren alami yang tak hanya lezat, tetapi juga memelihara kualitas dengan baik.

Baca Juga: Resonansi manis gula aren Bulukumba di pasar-pasar tradisional

Namun, kecantikan proses ini tak hanya terletak pada hasil akhirnya. Lebih dari itu, penggunaan bahan alami ini juga membawa dampak positif pada lingkungan sekitar. Para petani yang bergantung pada pohon bissa paeng untuk produksi gula aren tidak hanya meraih hasil yang lebih baik secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam sekitar.

Halaman:

Editor: Alfian Nawawi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah